Senin, 16 Maret 2015

[PUISI II] Pesona Kejujuran

PESONA KEJUJURAN 

 Karya : Raymond Liauw

Awan kelabu pertanda mendung
Hujan ke bumi tak terbendung
Bukan lagi kabar burung
Tiada rahasia dalam tempurung
Sungai mengalir dari hulu ke muara
Prahara datang tak terduga
Pikiranku berontak tidak menerima
Mendengar bibirmu berucap kata
Rasa panas api membara
Desah napas terbalut luka
Pengakuan menghentak jiwa
Bergelut antara ikhlas dan murka
Mimpi buruk tak pernah dinantikan
Hadir menjadi kenyataan
Walau kejujuran kadang menyakitkan
Butiran pesona tertabur dalam kepribadian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar